Fakta Film Peninsula, Sekuel Train to Busan

Film zombie memang sebuah film yang khas dengan suasana yang tegang. Semuanya intens dengan kondisi zombie yang berkejaran dengan manusia. Hal ini yang juga bisa kita lihat di film Korea, Train to Busan, film yang cukup hits di tahun 2016 lalu. Untuk kamu yang belum move on dari film ini, pastinya kamu sangat menunggu sekuelnya yang berjudul Peninsula tayang. Empat tahun setelah film tersebut dibuat, sekuelnya dirilis pada tanggal 15 Juli 2020 lalu.

Fakta Film Peninsula, Sekuel Train to Busan

Film yang mengambil latar empat tahun setelah kejadian Train to Busan terjadi, memang menjadi salah satu film yang paling diantisipasi tahun ini. Bagaimana tidak, seperti film terdahulunya yaitu Train to Busan yang juga membawa banyak penghargaan dan nominasi dari berbagai macam ajang penghargaan film bergengsi di dunia. Sutradara Yeon Sang Ho juga memaparkan beberapa hal dari pengembangan cerita film Train to Busan ke Peninsula.

Mulai dari judul film, adegan dan aksi, hingga keterkaitan dengan masa lalu. Jika anda penasaran, berikut ini akan kami bahas beberapa fakta menarik dari film Peninsula. Peninsula sendiri, nantinya akan lebih berfokus pada cerita dari seorang tentara yang terjebak di antara para zombie dan juga perjuangannya mencari cara bagaimana mengakhiri wabah mengerikan tersebut. Kabarnya lagi, jika kisah yang dihadirkan nanti akan lebih menegangkan dibanding film pertama.

Seok Woo Tidak Akan Menjadi Zombie

Seperti film-film action yang lainnya, Peninsula juga menggunakan sebuah setting yang sama dengan setting film Train to Busan. Namun, sayangnya karakter Seok-woo yang saat itu diperankan oleh Gong Yoo tidak akan muncul lagi di film tersebut. Sebab, Seok-woo yang sudah benar-benar mengorbankan dirinya untuk putrinya di film yang pertama. Dalam film ini nantinya ia tidak akan kembali secara mengejutkan seperti tiba-tiba muncul karena ternyata dirinya masih hidup. Sang sutradara, Yeon Sang-ho, sudah mengkonfirmasikan jika tokoh-tokoh Peninsula nantinya bakal berbeda seluruhnya dengan film Train to Busan.

Judul Filmnya Diambil dari Sebutan Korea

Di sejumlah wawancara, dimana sang sutradara menjelaskan jika film terbaru ini, menggunakan latar waktu empat tahun kemudian, dimana diksi sahlan bahwa semua pemerintahan baik Korea Utara dan Korea Selatan telah mengalami sebuah kehancuran. Jadi tidak ada lagi sebutan untuk orang-orang sebagai warga “Korea”. Akan tetapi nama lokasinya yang berubah jadi “peninsula”, yang artinya dalam Bahasa Indonesia adalah kata “semenanjung.”

Latar Tempat Film Akan Luas Lingkupnya

Kalau nantinya kamu sudah menonton film Train to Busan, terasa banget tegangnya karena suasananya dibuat bernuansa klaustrofobia. Sebab, setting-nya yang berada di dalam kereta yang membuat orang-orang nantinya tidak bisa ke mana-mana sama sekali. Namun, film Peninsula tentunya beda lagi. Skalanya akan jauh lebih besar, tidak hanya pada satu tempat yang sempit seperti di dalam kereta saja. Benar-benar membuat film tersebut berskala besar, sampai-sampai jika dibandingkan dengan Peninsula, film Train to Busan yang akan terasa seperti film indie.

Tokoh Utamanya dari Busan

Ceritanya, aktor Gang Dong-won yang merupakan tokoh utama yang tidak berasal dari Busan, Korea Selatan. Di film Peninsula, Dong-won memerankan Jung Seok, yang merupakan seorang tentara yang sudah berhasil kabur dari “peninsula”, tapi akhirnya mereka yang harus kembali ke sana setelah diminta untuk menyelesaikan sebuah misi rahasia bersama dengan sekelompok prajurit lainnya. Jadi bisa dibilang jika memang dari busan tapi bukan merupakan orang asli Busan.

Filmnya Full Action

Film yang original mengisahkan tentang salah satu realita dalam kehidupan masyarakat Korea Selatan. Train to Busan mengisahkan tentang seorang pria pekerja kantoran yang saat itu workaholic bernama Seok-woo dengan karakternya yang sangat arogan. Sementara, Peninsula menceritakan kisah tentang Yon-suk, seorang pria tunawisma yang mengalami PTSD atau mengalami post-traumatic stress disorder. Di mana, kehidupannya kemudian jadi semakin kacau setelah kemunculan zombie.

Yeon sang sutradara mengatakan jika film Peninsula mendapat sebuah inspirasi dari Land of the Dead, The Road, The Road Warrior dan juga film Mad Max: Beyond Thunderdome. Film-film tersebutlah yang kemudian menjadi inspirasi utama dari film Peninsula. Jadi, filmnya yang cenderung menampilkan banyak sekali adegan post-apocalyptic action daripada sekadar film horor invasi zombie. Sederhananya, jika nantinya film ini akan terasa actiondan tidak dramatis serta tidak akan membuat anda baper seperti film Train to Busan.

Tak ingin kecewakan penggemar dan Gong Yoo

Sebagai pemeran utama yang ada di dalam film Peninsula, Kang Dong Won yang tidak mau mengecewakan para penton dan juga fans Gong Yoo. Apalagi, dia yang juga tahu jika film Train to Busan yang dibintangi oleh Gong Yoo sebelumnya jadi salah satu film yang mendapatkan sukses yang besar. Sang sutradara mengatakan jika ia bekerja keras agar tidak mengecewakan para penggemar Train To Busan dan Gong Yoo. Sang sutradara yang juga menyebutkan bahwa tampaknya banyak orang yang akan menyukai film Peninsula ini.

Tembus 1 juta penonton

Nampaknya, harapan sang pemeran utama, yaitu Kang Kang Dong Won menjadi sebuah kenyataan. Pada hari pertama rilis, film Peninsula memecahkan rekor baru, yaitu untuk jumlah penonton Bioskop hari pertama tertinggi, dari semua film yang dirilis saat wabah Covid-19.

Kemudian, saat itu Dewan Film Korea mengumumkan jika jumlah penonton Peninsula yang telah melampaui angka 1 juta penonton. Tepatnya hal tersebut terjadi pada pukul 08.10 KST atau waktu Korea, film sekuel, dari film Train to Busan tersebut berhasil menembus angka 1.000.790 penonton.

Masuk seleksi Festival Cannes 2020

Film tersebut yang tidak hanya menjadi film dengan jumlah penonton terbanyak saat wabah Covid-19. Tapi film Peninsula juga telah berhasil masuk ke dalam seleksi Festival film bergengsi. Peninsula yang kemudian berhasil mendapatkan undangan resmi dan masuk ke dalam daftar 2020 Official Selection. Di Festival film Cannes 2020, adalah merupakan festival tahunan yang diselenggarakan di Cannes, Prancis. Festival ini adalah festival yang meninjau berbagai film baru dengan bermacam-macam genre dari seluruh dunia.

Film Bukan Sekuel Sebenarnya

Meskipun film “Peninsula” yang dikenal sebagai sekuel dari film Train to Busan, namun faktanya adalah kedua film ini memiliki alur cerita yang berbeda. Seperti yang sudah dilansir dari wawancara dari Screen Daily bersama sang sutradara Yeon Sang-ho, dirinya mengungkapkan bahwa cerita “Peninsula” bukanlah kelanjutan dari cerita “Train to Busan”. Hanya saja, memang cerita di film ini terjadi di dunia yang sama dan juga memiliki jarak 4 tahun setelah tragedi dari “Train to Busan”.

Nah itulah beberapa fakta dari film Peninsula, yang juga sempat ramai belakangan ini. Walaupun seluruh dunia sedang di serang oleh wabah Covid-19, namun tetap membuat film ini tetap ramai dan masuk ke dalam nominasi film bergengsi.